Empat Prodi Pascasarjana yang Potensial Dikembangkan

image
By usi_pasca On Thursday, January 12 th, 2017 · no Comments · In

UNAIR NEWS – Sekolah Pascasarjana UNAIR memiliki setidaknya dua belas program studi. Secara umum, semua memiliki keunggulan. Artikel ini akan membahas empat program studi terlebih dahulu. Keempatnya, memiliki keunikan dan dianggap potensial untuk dikembangkan.

Wakil Direktur Sekolah Pascasarjana Prof Dr drh Anwar Ma’ruf M.Kes menuturkan, prodi S2 manajemen bencana, ilmu forensik, kajian ilmu kepolisian, dan sains ekonomi Islam tergolong potensial untuk dikembangkan. Kebutuhan masyarakat akan ilmu lintas disiplin di prodi-prodi tersebut tergolong tinggi.

Indonesia Laboratorium Bencana

Pada 18 Maret lalu, dr Bagus Tjahjono MPH, Ketua Diklat PB Badan Nasional Penanggulangan Bencana, menjadi pembicara dalam kuliah umum tentang manajemen bencana di gedung Sekolah Pascasarjana. Dia menuturkan, Indonesia adalah laboratorium besar untuk melakukan kajian-kajian tentang bencana alam. Tidak hanya orang Indonesia, terdapat banyak orang asing yang datang ke tempat ini untuk belajar.

Potensi bencana yang ada di Indonesia, berbanding lurus dengan kebutuhan akan para pakar di bidang manajemen bencana. Wawasan tentang bencana harus disampaikan di semua sekolah, kampus, dan berbagai kesempatan.

“Semua orang Indonesia wajib sadar tentang cara penanggulangan bencana,” ungkap dia di hadapan puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas kala itu. Analoginya, mungkin Surabaya bukan termasuk lokasi rawan bencana. Tapi, bukan berarti orang Surabaya tidak akan pergi ke Mentawai atau daerah lain yang memiliki potensi Tsunami.

Ilmu Forensik Lintas Sektor

Bila ditelaah, kajian ilmu forensik yang dipelajari di Sekolah Pascasarjana tidak hanya berkaitan dengan hal-hal bersifat biologis atau genetik. Tidak sekadar seputar lini medis. Lebih dari itu, ilmu forensik mencakup banyak bidang.

Antara lain, antropologi, budaya, bahkan ekonomi. Ya, sektor ekonomi juga tidak luput dari kajian ilmu forensik. Jadi, persoalan fraud dalam perekonomian dapat dilihat dari perspektif ilmu ini. Di samping itu, ilmu forensik juga erat dengan kajian psikologi, hukum, dan lain sebagainya. Jadi, peluang pengembangannya pun nyaris tak terbatas.

Penguatan Mutu Anggota Polri

Dengan banyaknya tantangan di era perkembangan zaman, aparatur negara wajib terus membekali diri. Tak terkecuali, mereka yang mengabdi di institusi bhayangkara. Para polisi harus terus berupaya menguatkan kualitasnya. Dengan demikian, pelayanan masyarakat bisa berjalan dengan optimal.

Perbaikan mutu yang dimaksud dapat ditempuh melalui penambahan wawasan. Caranya, bisa dengan studi lanjut. Saat ini, begitu banyak polisi potensial di seluruh Indonesia yang haus akan pendidikan.

UNAIR sebagai salah satu kampus besar di kawasan Indonesia timur bisa menangkap fenomena zaman tersebut sebagai peluang. Kerjasama yang baik antar kampus Airlangga dengan kepolisian, pasti dapat melahirkan aparat-aparat penegak hukum yang tangguh dan berwibawa.

Ekonomi Syariah Berkembang Pesat

Pertumbuhan perekonomian syariah tidak bisa ditawar lagi. Bagai jamur di musim hujan, bank-bank berbasis Islam bermunculan. Tak hanya bank, institusi dan mekanisme ekonomi lain berbasis syariah pun hidup dan terus berkembang.

Untuk menjaga kekonsistenan dan orisinalitas perspektif kesyariahan itu, diperlukan banyak intelektual muda. Salah satu cara mencetak pemikir ekonomi Islam adalah menyiapkan ruang guna studi lanjut. Maka itu, pantaslah bila S2 Sains Ekonomi Islam dianggap sebagai salah satu prodi yang potensial. (*)

Penulis: Rio F. Rachman

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *